LEKTOR

VISI

Lektor Paroki St. Odilia dapat menjadi komunitas yang mampu menjadi salah satu sarana melayani Tuhan dan sesama berdasarkan kasih dan teladan Tuhan Yesus.

MISI

Mengembangkan setiap individu lektor menjadi lektor yang benar dan baik dalam tutur dan tingkah laku sebagai wujud pelayan sabda.


SUSUNAN PENGURUS

Jabatan

Nama

Ketua

Tiurma L. Agustina

Sekertaris

Redemtus Dionisius
Ferawati Elisabeth

Bendahara

Martaline
Tri Vani Hutagalung


SEJARAH SINGKAT

LEKTOR DALAM PERAYAAN EKARISTI

Apa itu lektor?

Kata lektor berasal dari bahasa latin, yaitu lector ( lektor berkaitan dengan kata kerja: lectere,lectitere ) yang berarti " pembaca ","yang membacakan". Dari asal usul kata,lektor secara harafiah dapat dikatakan sebagai petugas yang membacakan Kitab Suci. Dengan demikian, lektor adalah seorang pelayan sabda. Lektor juga dapat dipahami sebagai "tukang cerita". Sebagai tukang cerita, lektor bertuga menuturkan cerita kepada jemaat yang berhimpun tentang cerita - cerita sebagai seorang Kristen. Sebagai seorang Kristen, umat yang berhimpun diajak untuk melihat jauh ke belakang, yakni ke masa sebelum menjadi Kristen, untuk mengenal Alkitab secara lebih mendalam.

Sebelum Konsili Vatikan II, tugas membacakan Kitab Suci tidak dapat dilakukan oleh seorang awam. Petugas lektor hanya dapat dilakukan oleh seseorang yang sudah menerima tahbisan rendah. Pada waktu itu, ada 4 macam tahbisan rendah yang ada di dalam Gereja Katolik, yakni: ostiar, lector, eksorsis, dan akolit. Empat macam tahbisan ini dibedakan dengan tahbisan tinggi atau pokok, yaitu: diakon,imam, dan uskup. Konsili Vatikan II mengubah ketentuan ini. Paus Paulus VI dengan surat apostoliknya " Ministeria Quaedam" yang dikeluarkan pada tanggal 15 Agustus 1972 meniadakan keempat tahbisan rendah tersebut. Tugas pelayanan lektor akhirnya juga dapat dijalankan oleh awam.

Lektor adalah seorang yang terpanggil dan terpilih.

Di dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, Kitab Suci tidak dapat dibacakan oleh sembarangan orang. Orang yang boleh membacakan Kitab Suci adalah sebuah perayaan atau pertemuan adalah para nabi, raja, dan para ahli kitab. Dengan demikian, orang yang membacakan Kitab Suci adalah orang-orang pilihan dan orang yang terpanggil secara khusus.


KEGIATAN RUTIN TIAP BULAN

  • Latihan rutin setiap hari Kamis pk. 18.00 di Gereja
  • Latihan rutin 1 bulan sebelum menjelang pekan suci Natal & Paskah
  • Gathering dengan para lektor wilayah 1 tahun 1 kali.
  • Rekoleksi setiap tahun.
  • Berjualan buku rohani setiap bulan Kitab Suci.

KEGIATAN YANG AKAN DATANG

  • Tidak ada

CONTACT PERSON

Tiurma L. Agustina
No Telp: 081802158716
Email: kenzo_light@ymail.com